Arus Dan Tegangan Hp

TEGANGAN VCORE 

1. Pengertian
Hampir setiap hari kita niscaya tidak terlepas dari tegangan, bahkan tegangan ini sudah sangat menjamur dikalangan masyarakat luas. Misalkan seorang anak SMP ( SMP ) yang diberikan kiprah oleh gurunya untuk menanyakan berapa voltase rumahnya ke petugas PLN ( Perusahaan Listrik Negara ). Namun, secara tidak sadar pada insiden tadi anak tersebut telah menanyakan tegangan rumahnya yang didapatkan dari PLN. Hal ini sangat biasa alasannya yaitu tegangan sanggup disimbolkan / dikatakan dengan voltase.
Voltase yaitu tegangan yang diterima suatu benda untuk bekerja secara normal dan dinyatakan dengan satuan Volt ( V ). Voltase / tegangan sangat gampang kita  jumpai pada barang kehidupan kita sehari-hari misalkan barang-barang elektronik yaitu lampu, kulkas, TV, bahkan juga komputer. Voltase ini juga sangat menghipnotis kinerja sebuah alat elektronik tersebut dan tidak jarang sanggup merusak barang tersebut. Ada beberapa faktor yang terkait dengan voltase yang sanggup menciptakan alat tersebut rusak, yaitu :

1. Undervolting yaitu kondisi bila voltase yang diterima oleh benda tersebut dibawah normal dari voltase yang harus diterima yang menciptakan benda tersebut tidak akan bekerja secara norma atau bahkan tidak menyala ( rusak )
2. Overvolting yaitu kondisi bila voltase yang diterima oleh benda tersebut melebihi batas normal voltase yang harus diterima yang menciptakan benda tersebut akan rusak alasannya yaitu tegangan yang diterima terlalu besar.

Dalam komputer berbagai alat elektro yang terpasang didalamnya misalkan Prosesor, Hardisk Drive, CD / DVD Drive, Power Supply, dll. Namun, kali ini aku akan menjelaskan perihal voltase yang ada pada Prosesoryang terdiri dari beberapa perangkat yaitu IHS, Core ( otak prosesor ), dan pin-pin yang tertancap didalamnya ( generasi prosesor Pentium 4 ). 
Vcore ( Voltase core ) merupakan jumlah / banyaknya tegangan yang diharapkan oleh sebuah core untuk bekerja secara normal. Misalkan saja Vcore standart dari sebuah core ialah 1,5 V , maka pada setiap detiknya core tersebut membutuhkan voltase sebanyak 1,5 V untuk sanggup bekerja secara normal. 
2.      Toleransi dalam Voltase
Ada kalanya suatu voltase pada core prosesor itu melebihi dari batas standart, hal ini dikarenakan suplai tegangan dari listrik yang tidak tentu dari PLN Seandainya voltase core tersebut sebersar 1,570 V apakah juga disebut dengan Overvolting, alasannya yaitu voltase yang diterima oleh core tersebut melebihi batas normal. Tentu tidak, alasannya yaitu voltase ini juga memperlihatkan toleransi pada sebuah tegangan yang diterima oleh benda tersebut sebesar 5 %. Dengan toleransi sebesar 5 %, maka kita akan sanggup mengukur rentangan batas bawah dan batas atas voltase pada core mikroprosesor tersebut dengan cara :
a.    Batas bawah     = jumlah voltase – ( jumlah voltase x 5 % )
Batas bawah       = 1,5  – ( 1,5 x 5 % )
Batas bawah       = 1,5 –  0,075
Batas bawah       = 1,425 V
b.    Batas atas          = jumlah voltase + ( jumlah voltase x 5 % )
Batas atas           = 1,5 + ( 1,5 x 5 % )
Batas atas           = 1,5 + 0,075
Batas atas           = 1,575 V
Dari hasil tersebut sanggup diambil kesimpulan bahwa rentangan tegangan dari core tersebut berkisar antara 1,425 V – 1,575 V, sehingga tegangan 1,570 V yang diterima oleh core mikroprosesor tersebut tidak Overvolting. 
3.      Dampak
Mungkin sudah banyak yang mengetahui perihal pengaruh yang ditimbulkan oleh voltase ini dari beberapa klarifikasi diatas sebelumnya, namun ditinjau dari bebrapa duduk masalah yang tertera sebelumnya kita sanggup mengelompokkan pengaruh voltase ini menjadi 3 bab yang mengaitkan batas bawah dan batas atas, yaitu :

-Kondisi Vcore normal, yaitu kondisi bila alat tersebut mendapat voltase yang sesuai antara batas bawah dan batas atas. Hal ini sanggup menciptakan kinerja sebuah core tersebut berjalan normal dan tidak akan menyebabkan duduk masalah bila dipakai dan sanggup bertahan lama.
-Kondisi Vcore Undervolting, yaitu kondisi bila alat tersebut mendapat voltase yang dibawah batas bawah dari toleransi yang ditetapkan. Hal ini sanggup menyebabkan mikroprosesor tersebut bekerja tidak normal atau bahkan tidak menyala sama sekali dan akan menciptakan core tersebut rusak.
-Kondisi Vcore Overvolting, yaitu kondisi bila alat tersebut mendapat voltase yang diatas batas atas dari toleransi yang ditetapkan. Hal ini sanggup menyebabkan mikroprosesor tersebut bekerja tidak normal, cepat panas, kelebihan panas ( Overheating ) dan akan menciptakan core tersebut rusak.

Sumber http://www.bidaricell.com/ Refrensi : SEID.xyz
Show comments
Hide comments

0 Response to "Arus Dan Tegangan Hp"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close