Ponsel Short Pada Bab Kedua

Ok sesudah kita bahas sedikit perihal short sebelum on/off ditekan...kali ini saya akan mencoba memperlihatkan sedikit teori dan analisa seputar short sesudah tombol on/off di tekan.

Untuk mengetahui suatu ponsel short sesudah menekan tombol on/off (power) ialah dengan memakai power supply...

Caranya:
1. Siapkan 1 buah power supply digital atau analog yang ada skala volmeter dan ampermeternya. Contohnya ibarat di bawah ini:
 Ok sesudah kita bahas sedikit perihal short sebelum on Ponsel Short Pada Bagian Kedua

2. atur tegangan sebesar 3,7-4 volt pada power supply
3. hubungkan catut buaya dari power supply (PS) warna hitam pada konektor batrai negatif ponsel dan catut buaya warna merah dari PS ke konektor batrai kasatmata ponsel.
4. nyalakan power supplynya lalu tekan tombol on/off ponsel. Perhatikan jarum ampermeter pada power suply (PS)...Jika jarum ampermeter eksklusif naik lalu membisu (tidak bergerak-gerak) maka ini menerangkan bahwa ponsel dalam keadaan short. Karena ponsel yang normal kenaikan arusnya secara perlahan-lahan atau bertahap..

Selanjutnya bagaimana menangani kasus short ibarat ini....?
Perlu anda ketahui, bahwa tegangan pada ponsel banyak jenisnya dan mempunyai tahapan...Tidak semua tegangan yang ada pada ponsel eksklusif ada pada dikala yang bersamaan...contoh contohnya vbat, vcore, vio, vr1, vr2, vref dst...

Kalau vbat itu ada kalaupun ponsel dalam keadaan tidak dihidupkan, sedangkan vcore dan vio ada ketika ponsel sudah kita tekan tombol on/offnya...sedangkan vr1 ada ketika ponsel sudah mulai searching signal....:)

Nah untuk lebih jelasnya problem ini nanti kita bahas pada postingan yang lain...
Jadi...penyebab short sesudah tombol on/off ditekan bukanlah vbat melainkan tegangan-tegangan kerja dan tegangan perintah ibarat vcore, vio, vr1 dst, lantaran tegangan-tegangan ini keluar dari UEM/Retu. Dan yang sering terjadi short ialah pada tegangan vio dan vcore tapi tidak menutup kemungkinan bagi tegangan yang lainnya untuk itu perlu dilakukan pengukuran...
Sekarang bagaimana kita menganalisa atau mengetahui bahwa yang short ialah vio atau vcore atau vr3 dll....?

caranya:

1. siapkan satu buah power supply (PS) dan satu buah multitester
2. hubungkan negatif PS warna hitam pada ground ponsel
3. hubungkan kasatmata PS warn` merah ke tespoint positip multitester warna merah
4. kabel tespoin multitester yang warna hitam akan dipakai untuk melacak jalur yang short.
5. atur tegangan PS sebesar 2 - 4 volt
6. buka bagan ponsel... di sini saya ambil pola contohnya pada nokia n70. Perhatikan semua tegangan yang keluar dari Retu untuk BB5 atau UEM untuk DCT4. ibarat ini contohnya:


Dari gambar terlihat ada vio, vr1, vdram dll...
Semua tegangan yang keluar dari retu berpotensi sebagai penyebab short...Nah, langkah yang perlu anda lakukan yaitu....
5. sesudah menghubungkan PS dengan Multitester ibarat di atas, anda coba untuk menyentuhkan tespoint Multitester warna hitam tersebut pada penggalan kasatmata dari kapasitor-kapasitor yang dilewati oleh tegangan kerja dan tegangan perintah di atas.
6. Perhatikan....! bila anda menemukan tiba-tiba saja arus naik di dikala anda menghubungkan tespoin multitester dengan penggalan kasatmata kapasitor, maka sanggup dipastikan bahwa jalur tegangannya yang melewati kapasitor tersebut mengalami short...
Apakah si kapasitor itu yang menjadi penyebab short....? jawabannya belum tentu. Karena contohnya saja jalur vio yang short, perlu diketahui bahwa jalur vio sangatlah banyak. Hampir semua ic memerlukan vio. lantas apakah kita harus mengukur semua komponen yang dilewati oleh vio...?silahkan saja kalau anda betul-betul giat dan tekun dalam bekerja.

Tapi ingat ...bahwa waktu anda akan banyak terhabiskan disebabkan lantaran satu ponsel saja, sementara ponsel-ponsel lain banyak menunggu...:)

Sedikit cara biar lebih efektif kita memakai waktu ialah ibarat ini:
1. masih dengan susunan di atas, bila telah diyakini bahwa jalaur vio yang short maka anda tempelkan tespoin multitester tersebut pada penggalan kasatmata dari kapasitor yang dilewati tersebut dan biarkan...
2. raba penggalan komponen mana yang mengalami panas...Jika dalam waktu tertentu tidak terjadi panas maka coba naikkan tegangan yang smeula 2 volt menjadi 2,5 atau 3 volt lalu raba lagi komponen mana yang panas...
3. Jiak anda sudah menemukan komponen yang panas maka coba cabut komponen tersebut...

Mudah-mudahan berhasil ya .....capek nulis panjang-panjang.

Adakah trik yang lebih mantap lagi dan lebih singkat untuk mengefisienkan waktu....? jawabannya ada. Nantikan pada postingan yang lain atau cari sendiri ya......:)
-------------------semoga bermanfaat-------------

Sumber http://www.bidaricell.com/ Refrensi : SEID.xyz
Show comments
Hide comments

0 Response to "Ponsel Short Pada Bab Kedua"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close