10 Sistem Operasi Yang Biasa Dipakai Oleh Hacker

 yakni sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang di dunia 10 Sistem Operasi yang Biasa Digunakan oleh Hacker

Mungkin Windows yakni sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang di dunia. Tapi tidak dengan hacker, mereka tidak tertarik dengan Windows. Dilansir dari Wikipedia, hacker atau peretas yakni orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk laba atau dimotivasi oleh tantangan.

Gampangnya sih mereka ini yakni orang yang mahir menerobos masuk ke dalam suatu sistem untuk tujuan tes keamanan sistem. Berbagai perusahaan besar di dunia pastilah punya hacker masing-masing untuk menjaga keamanan situs mereka. Eniwei, hacker itu beda dengan cracker. Hacker itu baik, jikalau cracker lebih ke acara yang merugikan menyerupai mencuri data pengguna untuk keperluan pribadi. Masih banyak yang salah pemahaman dengan hacker ini.

Untuk menjalankan tugasnya, tentu diharapkan sistem operasi yang mendukung keperluan mereka. Berikut 5 sistem operasi yang biasa digunakan oleh hacker:

1. Kali Linux

Kali Linux yakni salah satu distro Linux yang berbasis Debian. Sistem operasi ini punya fungsi utama untuk keperluan testing sistem komputer. Ada lebih dari 300 tools yang bisa digunakan sesuai kebutuhan kamu. FYI, Kali Linux yakni perkembangan dari BackTrack OS yang diklaim lbih stabil dan powerfull dalam banyak sekali penggunaan.

2. BackTrack

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, BackTrack yakni OS sebelum Kali Linux. Backtrak merupakan salah satu jenis sistem operasi yang tujuan utamanya untuk melaksanakan pengujian suatu jaringan khusus. Banyak kelompok memakai sistem operasi ini untuk alat peretasan keamanan jaringan. Seperti membobol sistem keamanan jaringan WiFi.

3. Live Hacking OS

Live Hacking yakni sistem operasi Linux yang juga digunakan untuk mengetes keamanan sistem. OS ini memakai tampilan antarmuka dari GNOME yang cukup gampang dipelajari banyak orang. Kamu bahkan tidak perlu meng-instal sistem operasi ini untuk menjalankannya, alasannya Live Hacking bisa kau jalankan dengan DVD saja. Hanya saja OS ini sudah tidak dikembangkan lagi semenjak 2011.

4. Parrot Security Forensic

OS ini yakni adonan dari Linux berbasis Debiad dengan FrozenBox OS dan Kali Linux. Tujuannya yakni untuk menunjukkan pengalaman pengguna yang lebih baik ketika digunakan untuk testing security system. Selain itu, Parrot Security Forensic memilik tools yang terbilang lengkap. OS ini sendiri didesain untuk keperluan Pentesting, Engineering Hacking, Cloud Pentesting dll.

5. NST (Network Security Toolkit)

NST yakni salah satu distro Linux yang ditujukan untuk admin jaringan juga mahir keamanan. Sistem operasi ini dirancang untuk menunjukkan fasilitas kanal ke best-of-breed dan harus dijalankan pada platfor x86. NST juga menunjukkan banyak sekali tools yang bisa digunakan untuk melaksanakan diagnosa problem jaringan serta testing kemampuan keamanan suatu jaringan.

6. CAINE Linux

CAINE atau Computer Aided Investigative Environment yakni distro Linux berbasis Ubuntu yang digunakan sebagai proyek forensik digital. Antarmuka yang disediakan pun sangat user-friendly. CAINE juga dilengkapi dengan aplikasi umum menyerupai browser, editor dokumen, email dll.

7. Tail OS

Tail yakni distro Linux berbasis Debian. Uniknya distro ini memakai teknologi TOR untuk menunjukkan fitur anonim kepada penggunanya. Hal tersebut menciptakan Tail OS menjadi salah satu sistem operasi paling kondusif ketika digunakan offline maupun online.

Tail OS merupakan sistem live yang dimuat ke dalam media eksternal menyerupai USB atau DVD yang bisa kau gunakan untuk booting. Hal tersebut demi sebuah keamanan dan anonimitas penggunanya. OS ini juga tidak menyimpan data lokal dan anti spyware. Bahkan komputer yang digunakan pun tidak akan meninggalkan jejak. Wow!

8. DEFT

Deft yakni sistem operasi derivatif dari Linux Ubuntu dimana didalamnya terdapat banyak sekali program-program untuk komputer forensik yang dibentuk oleh banyak sekali macam kalangan individual, tim serta perusahaan keamanan IT.

9. Pentoo

Pentoo dirancang untuk kebutuhan pegujian penetrasi dan evaluasi yang ditujukan untuk keamanan profesional yang bisa bekerja sangat cepat nan mudah. Ada fitur screen boot yang dirancang khusus untuk memulai sistem operasi dengan driver default dan pengaturan  atau tanpa driver biner dalam mode grafis aman. Karena tujuan utama dari Pentoo ini yakni untuk pengujian penetrasi, ada beberapa alat uji yang disediakan menyerupai Ntop, BlueSniff, Hydra, Airsnot, Kismet, Nikto dll.

10. Cyborg Hawk

Cyborg Hawk salah satu distro Linux dianggap istimewa, terlebih bagi  kalangan hacker kelas dunia. Cyborg Hawk termasuk sistem terkuat dan mempunyai kecanggihan tolls di dalamnya. Beberapa sistem operasi yang digunakan hacker biasanya mempunyai sekitar 300 tolls untuk hacking. Sedangkan pada cyborg hawk, paling sedikit menampung sekitar 700 tolls untuk melaksanakan hacking dengan sempurna.

Kebanyakan OS yang digunakan memang berbasis Linux. Ya, alasannya memang dari dulu Linux dikenal sebagai sistem operasi yang cocok digunakan untuk kebutuhan keamanan menyerupai yang dilakukan para hacker.
Sumber https://www.teknosee.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "10 Sistem Operasi Yang Biasa Dipakai Oleh Hacker"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close