Google Sandbox – Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung Google Sandbox – Penyebab dan Cara Mengatasinya
“Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”. Sama halnya dengan dunia nyata, dunia online mempunyai banyak aturan, baik hukum yang tertulis maupun tidak. Bagi siapa saja yang melanggar maka bersiaplah mendapatkan konsekuensinya.

Google sanbox merupakan teguran bagi pegiat dunia online terutama blogger. Setiap terkena sandbox niscaya ada sesuatu hal (kebijakan/aturan) yang dilanggar.

Dimana kita memakai layanan blogger disitulah hukum dan kebijakan harus kita junjung.

Pengertian Google Sandbox

Google sandbox ialah salah satu tindakan (penalty) yang dilakukan oleh pihak google kepada website atau blog dengan cara menghapus artikel (situs) dari index mesin pencari google. Makara jikalau blog sahabat terkena google sandbox maka artikel yang sahabat posting tidak akan ditemukan di mesin pencari google. Ini akan sangat merugikan sebab sanggup dipastikan pengunjung blog akan turun drastis.

Sebagian besar blogger mengistilahkan google sandbox  sama dengan “Penjaranya Blog”. Kenapa demikian ? Sanbox jikalau diartikan eksklusif berarti “Kotak Pasir”. Tidak ada hubungannya dengan Penalty kan..  Kotak Pasir yang dimaksud disini ialah Pasir Hidup yang menyedot apapun yang ada di sekitarnya. Sama halnya blog yang tekena sandbox, perlahan tapi niscaya artikel di blog mulai hilang satu persatu hingga hilang seluruhnya di mesin pencari. Dari sinilah mulai keluar istilah Penjara Blog, blognya ada dan masih aktif tapi seakan-akan tidak ada sebab dimesin pencari tidak ditemukan.

Baca juga : Penyebab Utama Loading Blog Lambat dan Cara Mengatasinya

Penyebab blog terkena google sandbox


Seberapa beratkah pelanggaran yang dilakukan blogger hingga google menawarkan penalty berupa sandbox ? Buat blog dengan penuh perjuangan, sudah mulai menghasilkan tapi sebab sedikit kesalahan dan ketidaktahuan sanggup fatal akibatnya. Jadi.. sahabat harus tau penyebab utamanya biar terhindar dari google sandbox. Berikut penjelasanya :

  1. Over Optimasi – Sobat terlalu berlebihan melaksanakan meningkatkan secara optimal pada setiap artikel yang diposting. Contoh : menempatkan kata kunci terlalu banyak dan diulang-ulang.
  2. Backlink tidak berkualitas – Di dalam blog sahabat ditemukan banyak backlink yang berasal dari blog atau situs berkualitas rendah, spam dan abal-abal .
  3. Over PING – Bagi sebagian blogger, melaksanakan PING (submit) artikel di beberapa situs PING akan mempercepat meningkatkan secara optimal blog. Sehingga banyak yang melaksanakan secara rutin dan berlebihan. Inilah salah satu yang akan mengakibatkan google menawarkan penalty sandbox. Lakukan secara masuk akal dan tidak berlebihan.
  4. Artikel copas – Pastikan blog sahabat artikel goresan pena sendiri atau memakai jasa penulis. Artikel copas akan menciptakan banyak masalah, dari urusan hak paten, sandbox bahkan banned permanen dari google.
  5. Broken link – Banyak link rusak atau error
  6. Ada banyak duplikat konten di blog
  7. Adanya duplikat META TAG di webmaster tools
Ciri-ciri blog yang tekena google sandbox

Apakah ciri blog yang terkena google sandbox ? Blogger aktif biasanya selalu peka terhadap perubahan yang terjadi di blognya. Perhatikan selalu statistik pengunjung harian di blog (pageview). Coba lihat berapa banyak visitor dalam sehari di blog sobat. Kalau grafiknya masih dalam skala rata-rata (naik turun=normal) itu sanggup dikatakan aman. Tapi kalau statistik pengunjung kemarin 1.000, dan hari ini turun menjadi 300, dan besok jadi 10, wah.. ini sanggup jadi blog sahabat terkena google sandbox.

Coba ketik di google salah satu “ judul artikel” di blog sahabat yang seblumnya berada di halaman pertama google. Cari hingga dimana posisi (urutan) kini artikel blog sahabat berada. Masih tetap di halaman 1 kah ? atau hilang tidak ditemukan sama sekali ?

Jika Statistik pengunjung blog turun drastis dan artikel tidak ditemukan di mesin pencari google, maka 95% blog sahabat terkena google sandbox. Untuk meyakinah 100% blog sahabat terkena sandbox apa tidak, lakukan pengecekan blog.

Baca juga : Tahapan yang Harus Dilakukan Agar Blog Cepat Terindeks

Cek Blog apakah positif terindikasi google sandbox
Cara Pertama

  1. Buka halaman https://www.searchenginegenie.com/sandbox-checker.htm
  2. Masukan url blog sobat. Pada pecahan keyword isi dengan salah satu keyword yang menggambarkan isi blog sobat
  3. Pada solve this : Masukan angka hasil penjumlahan
  4. Klik submit
Tunggu dan lihat hasilnya :
  • Jika terkena sandbox maka hasilnya : “Your site still in google sandbox”
  • Jika tidak terkena sandbox : “Your site not in google sandbox”
Cara Kedua
  • Buka halaman http://pixelgroove.com/serp/sandbox_checker/
  • Masukan url blog sobat
  • Klik check
Jika ada goresan pena "Looks OK!" berarti blog sahabat tidak terkena sandbox

Cara Ketiga
  • Buka google.com
  • Ketika di google = site:blogsobat.com (contoh site:kangmasian.com)
Jika ada results (terlihat blog sobat) berarti kondusif dari sandbox.

Cara Mengatasi google sandbox

Berikut ini beberapa cara mengatasi google sandbox yang sanggup sahabat lakukan biar blog segara lepas dari google sandbox :
  1. Tetap update artikel secara terjadwal
  2. Edit atau hapus konten jikalau ada yang copas
  3. Stop Ping dan Submit url untuk sementara waktu
  4. Berikan backlink yang berkualitas (DA dan PA tinggi)
  5. Lakukan Submit ulang sitemap blog
  6. Hapus URL konten yang terkena sandbox di google webmaster
  7. Lakukan Reconsideration Request di webmaster tools :  https://www.google.com/webmasters/tools/reconsideration
  8. Sabar dan Berdoa
Butuh waktu yang tidak sebentar untuk mengembalikan blog biar lepas dari sandbox, jadi jangan merasa gagal dulu ya sob...  penilaian blog secara sedikit demi sedikit dan tunggu hingga 1 bulan.
Show comments
Hide comments

0 Response to "Google Sandbox – Penyebab Dan Cara Mengatasinya"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close