5 Tips Mengajari Anak Biar Dapat Berhemat

Anak Anda suka jajanan? Hai mom, bukan hanya anak Anda saja, bahkan hampir semua anak sangat doyan dengan yang namanya jajanan. Anak usia 5 tahun perlu kita ajarkan bagaimana bisa berhemat. Bila tidak Anda ajarkan, maka anak tidak mengerti dengan kondisi keuangan Anda. Maka dari itu, anak yang boros perlu diajari cara berhemat biar si anak mau menabung.

Yang namanya anak, tentu sangat identik dengan kemauannya. Baik itu jajan es krim, cendol, kerupuk, bahkan masakan lainnya yang mereka sukai. Walaupun gres saja Anda belikan, namun bagi si anak tetap saja merengek rengek untuk dapat dibelikan lagi apa kemauan mereka. Anda sebagai orang tua, tidak perlu khawatir dengan perilaku anak. Hanya perlu memberi pelajaran saja biar anak lebih dapat mengerti.
 bahkan hampir semua anak sangat doyan dengan yang namanya jajanan 5 Tips Mengajari Anak Agar Bisa Berhemat
Poto: Elevenia.co.id

Sebagai ibu rumah tangga tentu tidak habisnya mengeluarkan anggaran. Baik dari kebutuhan dapur, kebutuhan si anak, bahkan kebutuhan Anda sendiri bukan? Nah, bagaimana bila keuangan Anda pas pasan? Apa lagi anak yang tidak ada habisnya dengan jajan masakan ringan manis dan kebutuhan lainnya. Hal ini tentu sangat pusing bagi Anda dikala mengatur keuangan dalam rumah tangga Anda. Hai mom, ayo kita ajari anak berhemat biar kondisi keuangan keluarga dapat terkendali.

Berikut 5 cara jitu biar anak dapat berhemat tanpa mengurangi kebutuhan mereka yakni di bawah ini:
  1. Sebagai orang renta perlu mengajak anak ke mall atau ke pasar guna untuk menunjukkan bentuk celengan.
    Mengapa harus mengajak anak? Bukankah dapat eksklusif di beli dan kasih ke anak biar dapat menabung? Tentu tidak. Ibu yang baik tentu tau cara yang lebih baik biar anak mau menabung, tentu dengan cara membujuk dan mengajak si buah hati. Nah, dari mengajak membeli celengan hingga memberi peluang ke anak untuk menentukan celeng yang mana beliau sukai. Tujuannya adalah, dari dikala membeli Anda sudah tau celeng yang anak sukai, maka dari situ Anda dapat melihat semangat anak untuk mendapat celengan yang Anda tunjukkan.
  2. Membeli celengan bersama anak dengan keinginan anak semangat dan termotivasi untuk menabung.
    Nah, sehabis membeli celengan, maka Anda harus duluan memulainya untuk mengisi uang sisa kecelengan. Secara tidak langsung, Anda sudah mengajarinya dengan bahasa ibu untuk menabung biar dapat lebih hemat.
  3. Meletakkan celengan pada kawasan yang praktis dijangkau anak.
    Tujuannya yakni bila anak ada uang sisi dari jajanannya, maka memudahkan anak untuk mengisi celengan yang gres saja Anda belikan. Hal ini juga harus diawasi, alasannya anak juga belum banyak paham dengan cara mengisi uang ke celengan. Anak juga tidak mengerti uang yang mana perlu di isi ke celengan. Jangan hingga uang bundar pun ikut diisi ke celeng oleh si anak. Al hasil mau beli sayur uda tidak ada uang hahahaa…
  4. Perlu bimbingan cara berguru berhemat.
    Hai mom.. Anda juga harus mengajarinya bagaimana cara berhemat yang baik. Dan Anda juga harus menceritakan tujuan menabung itu gunanya apa. Tujuan anak tidak salah kaprah terhadap apa yang sedang anak lakukan. Harus memberi pengertian segala sesuatu yang sedang Anda ajarkan kepada anak
  5. Si ibu juga harus mengisi ke celangan biar anak tau dan semangat menabung.
    Saat mengisi uang ke celeng, maka mengharuskan sesekali didepan anak, anak anak merasa tertantang. Bukan menciptakan anak semacam sedang mengikuti lomba, melainkan motivasi dan semangat dalam menabung. Maka anak akan selalu ingat dengan ada sisa uang dapat mengisi kecelengan.

Tidak cukup dengan uraian di atas, alasannya terkait dengan cara mengelola keuangan itu tentu butuh proses jangka panjang. Maka dari itu, biar anak anda dapat berhemat tentu butuh dilatih dari kecil hingga lepas dari tanggung jawab orang tua.

Baca Juga: Cara Mendidik Anak Agar Lebih Pintar dan Cerdas

Berikut ini warta lainnya kutipan dari (finance.detik.com) terkait dengan 5 cara mengajarkan anak untuk berhemat semenjak usia dini yakni, di bawah ini:
  1. Buka tabungan pribadi untuk anak anda
    Tabungan ini akan memberi mereka keinginan punya uang sendiri suatu hari, dan mulai menabung semenjak dini. Setelah rekening dibuka, semangati anak untuk disiplin mengisi tabungan secara teratur, atau dapat juga anda minta anak anda menabung di rumah terlebih dahulu sehabis itu bawa celengan ke bank gotong royong untuk dimasukan ke tabungan.
  2. Biasakan anak menyisihkan uang jajan
    Setelah punya rekening atau celengan pribadi di rumah, biasakan anak anda untuk menyisihkan sebagian uang jajan atau uang lain yang ia terima, misalkan santunan dari kakek-nenek atau paman-bibi. Jangan hingga uang yang untuk ditabung sengaja diberi oleh anda.
    Contohnya, selalu minta kepada anak anda untuk menyisihkan 10% dari total uang jajang yang anda beri setiap minggu. Aktifitas menyerupai ini yang merangsang anak untuk menabung secara otomatis kalau nanti sudah terbiasa.
  3. Buat daftar belanjaan khusus untuk anak
    Ketika berbelanja bulanan, anda tidak harus meninggalkan anak di rumah. Anak anda boleh ikut, dengan syarat ia punya daftar belanjaan sendiri. Daftar belanjaan anak itu harus didiskusikan dengan anda, sehingga anak anda akan tahu mana yang kebutuhan dan mana keinginan.
    Dengan demikian, anak anda akan tahu mana yang menjadi prioritas. Saat berbelanja usahakan untuk tidak melenceng dari daftar tersebut. Secara tidak sadar, lambat laun anak anda akan terbiasa memprioritaskan merancang daftar kebutuhannya setiap bulan.
  4. Matikan alat rumah tangga kalau tidak digunakan
    Berhemat tidak selalu harus berafiliasi dengan uang, dengan memelihara peralatan rumah tangga juga sudah termasuk berhemat. Terapkan hal ini pada anak anda sehingga ia terbiasa menghargai barang. Jika barang miliknya terawat, maka ia tidak harus sering membeli barang gres dan uangnya dapat untuk ditabung.
    Beberapa misalnya adalah, mematikan komputer kalau tidak digunakan, matikan lampu dikala keluar ruangan. Biarkan ia terbiasa dengan hal ini sehingga di masa depan ia dapat lebih berhemat.
  5. Beli barang sesuai kebutuhan utama
    Jangan pernah mengajarkan pemborosan pada anak. Orang renta biasanya tidak tahu antara batasan pemborosan dan sayang anak. Sayang anak berarti mempersiapkan anak untuk kehidupannya di masa depan, sementara pemborosan yakni membelikan banyak barang asalkan anak bahagia tanpa tahu konsekuensinya di masa mendatang.
    Jangan biarkan anak terlena dengan hidup yummy meski anda berpenghasilan sangat lebih. Terlalu banyak memberi barang menciptakan anak tidak berpikir sampaumur dan malah kurang menghargai barang tersebut. Utamakan barang-barang kebutuhan utamanya, menyerupai perlengkapan sekolah dan lain-lain. Beri barang-barang non primer pada saat-saat tertentu, menyerupai ulang tahun atau naik kelas.

Waaah… gampangkan, inti dari semua itu, anak perlu diajari biar dapat mengerti bagaimana cara menabung supaya dapat hemat. Jangan berpikir rumit dan menciptakan situasi lebih rumit, cukup dengan cara sederhana, maka anak akan mengikuti apa saja yang sudah Anda ajarkan. Cukup hingga disini dulu yang mom, dilain waktu akan kami paparkan lagi warta terkini.

Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "5 Tips Mengajari Anak Biar Dapat Berhemat"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close