Politik Itu Tidak Kejam, Mungkin Anda Salah Paham

| Pernahkah Anda mendengar kata kata politik itu kejam? Bahkan juga ada yang menyebutkan politik itu damai. Sebenarnya, itu hanya perjalanan politik yang akan menuju pucuk dimana suatu yang diinginkan itu tercapai. Terkait kekejaman politik itu hanya sebuah kata kata yang terkadang salah kaprah, sanking teropsesinya kedunia politik dalam sebuah wadah partai politik dan perjalanan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan, yang disebabkan hambatan dengan lawan politik, maka keluarlah kata kata politik kejam.

 Pernahkah Anda mendengar kata kata politik itu kejam Politik itu Tidak Kejam, Mungkin Anda Salah Paham

Indonesia termasuk Negara yang memproduksi partai politik terbanyak. Yang sehingga akan banyak tentangan ketika menghadapi pilkada. Baik itu partai yang ada usungan para calon maupun tidak, tentu misi partai sudah menjadi konkrit. Artinya, ada partai yang persaingannya lawan politik merebut kekuasaan di masa pemilu kada. Sementara ada partai lainnya yang hanya member santunan untuk mendukung calon yang diusungkan oleh partai yang menjadi partnernya (partai dukungan).

Nah, semakin banyak partai, maka akan semakin besar tantangan yang harus dihadapi oleh pimpinan partai politik dimasa menjelang pemilu. Selain harus mengajak partai santunan untuki memenangkan calon yang diusung, juga harus mengatur taktik politik biar calon yang diusung itu sanggup menang. Lalu, bagaimana dengan lawan politik? Tentu akan mengatur taktik strategi politik yang mapan sehingga tujuan politik yang ada sanggup tercapai sebagaimana diharapkan.

Dengan demikian, maka akan lahirlah trik di lapangan yang akan bekerja keras dalam rangka melaksanakan kampanye untuk calon yang diusung oleh partai politik. Lahirnya politik itu kejam hanya pendapat personal yang melihat kronologis politik di lapangan dimana akan insiden yang tidak diharapkan. Banyak insiden tragedi yang menjadi perhatian disebabkan oleh oknum politik sehingga mengeluarkan pendapat politik itu kejam.

Menurut pendapat Anda politik itu kejam atau tidak dengan kronologi yang terjadi di lapangan? Jawaban ada pada diri Anda sendiri. Selanjutnya, mengapa itu terjadi sebagaimana yang menjadi kronologi lapangan? Jawababnya juga ada pada Anda. Kejadian insiden menyerupai robek baliho, saling menjelekkan lawan politik, bahkan lainnya merupakan salah satu gaya politik yang tidak sehat.

Baca Juga: Membangun Komunikasi Politik yang Baik dan Beretika

Politik cerdas yakni politik yang menjalankan misi politik namun tidak merusak suasana politik akan tetapi tujuan politiknya tercapai sebagaimana diharapkan. Politik sehat memang jarang sekali didapatkan, akan tetapi bukan tidak ada. So, siapa yang menjadi korban dalam politik? Penguasa? Pimpinan partai politik atau siapa? Anda termasuk korban politik jikalau salah menelaah perjalanan politik.

Maka dari itu, bagi Anda yang menyampaikan politik itu kejam, sanggup dikatakan Anda belum memahami politik yang sebetulnya yang sehingga Anda mengakibatkan salah paham dalam menyebutkan politik itu kejam. Apa lagi partai politik, itu merupakan wadah atau sebuah rumah manis yang sudah di desain sedemikian rupa untuk ditempati. Hanya bagi mereka yang sudah merasa lelah dengan wadah (partai politik) yang sudah usang ditempati maka akan menjadi kesan untuk ai sendiri.

Penyebab terjadinya politik itu menjadi kejam
Menurut Anda, apa penyebab terjadinya politik kejam? Dan apa yang dimaksud dengan kejamnya sebuah politik? Bila yang dimaksud semua itu lantaran adanya korban, atau adanya perobekan iklan politik menyerupai baliho dan sebagainya. Maka ada pertanyaan selanjutnya, apa itu? Ingat tidak dengan sejarah Indonesia disaat prajurit melaporkan pada presiden RI pertama “Jendral Meninggal” apa jawabannya? Pernyataan ia “dalam pertempuran membela Negara itu wajar” kemudian apa bedanya dengan kurun sekarang?

Dengan adanya korban dimasa pemilu kada, terjadinya saling menjelakkan lawan politik, bahkan lain sebagainya yang terjadi sekarang, apa itu yang dimaksud kejamnya politik? Jadi, untuk tidak terjadi kesalahpahaman, maka ketahuilah penyebab biar sanggup menelaah apa yang sebetulnya kejam, politik atau politik.

Pendapat terjadinya politik itu kejam, mungkin hanya lantaran adanya kronologis politik dilapangan yang tidak menyenangkan, menyerupai merusak baliho, saling menjelekkan satu sama lainnya dan sebagainya. Bila itu ia, maka hanya oknum biro politik yang merusak suasana politik sehingga adanya pernyataan politik kejam.
Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "Politik Itu Tidak Kejam, Mungkin Anda Salah Paham"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close