2 Proses Komunikasi Yang Sanggup Anda Ketahui

| Komunikasi ialah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain supaya terjadi saling mensugesti diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang sanggup dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang sanggup dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih sanggup dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, memperlihatkan perilaku tertentu, cara menyerupai ini disebut komunikasi dengan bahasa non verbal.

Misalnya: Senyum, menggelengkan kepala, mengangkat tangan dan sebagainya. Cara menyerupai ini disebut komunikasi non verbal. Proses komunikasi yang menjadi pembahasan dalam artikel kali ini yakni komunikasi secara primer dan juga komunikasi secara sekunder. Untuk itu, perlu anda ketahui, yang akan menjadi perbedaan proses komunikasi primer dan juga sekunder nantinya.

Berikut ini perbedaan antara proses komunikasi primer dan sekunder berdasarkan Lasswell, Effendy (1994:11-19) persembahan yaitu:

Proses Komunikasi Primer
Pengertian proses komunikasi secara primer ialah proses penyampaian pikiran dan perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (simbol) sebagai media. Lambang yang dipergunakan sebagai media primer dalam proses komunikasi ialah bahasa, gambar, isyarat, warna dan lain sebagainya yang secara eksklusif bisa menerjemahkan pikiran dan perasaan komunikator kepada komunikan.

Bahasa merupakan yang paling banyak dipakai untuk menerjemahkan pikiran seseoarang kepada orang lain. Kial, isyarat, gambar, warna dan lain sebagainya, hanya sanggup mengomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat terbatas).

Pikiran atau perasaan seseorang gres akan diketahui oleh orang lain dan ada dampaknya kepada orang lain apabila ditransmisikan dengan menggunakan media primer, yaitu lambang lambang. Pesan yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan terdiri atas isi (the content) dan lambang (simbol).

Seperti yang dipaparkan di atas, media primer atau lambang yang paling banyak dipakai dalam komunikasi ialah bahasa. Akan tetapi, tidak semua orang pandang mencari kata-kata yang sesungguhnya. Sebuah perkataan belum tentu mengandung makna yang sama bagi semua orang.

Kata-kata mengandung dua jenis pengertian, yaitu pengertian denotatif dan pengertian konotatif. Perkataan dalam Pengertian Denotatif ialah yang mengandung arti sebagaimana tercantum dalam kamus (dictionary meaning) dan diterima secara umum oleh kebanyakan orang dengan kebudayaan dan bahasa yang sama. Perkataan dalam Pengertian Konotatif ialah yang mengandung pengertian emosional atau mengandung evaluasi tertentu (Informasi Ahli).

Proses Komunikasi Sekunder
Pengertian Proses Komunikasi secara sekunder ialah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah menggunakan lambang sebagai media pertama.

Seorang komunikator menggunakan media kedua dalam melancarkan komunikasinya alasannya ialah komunikan sebagai sasarannya berada di kawasan yang relatif juga atau jumlahnya banyak. Surat, telepon, majalah, surat kabar, radio, televisi dan banyak lagi ialah media kedua yang sering dipergunakan dalam komunikasi (Informasi Ahli).

Dalam korelasi ini untuk memperoleh kejelasan, ada baiknya jika kita kaji model proses komunikasi yang ditampilkan oleh Philip Kotler dalam bukunya, Marketing Management, berdasarkan paradigma Harold Lasswell (Onong, 2006: 18):

Unsur unsur dalam komunikasi

Unsur-unsur dalam proses komunikasi:
Penegasan wacana unsur-unsur dalam proses komunikasi itu ialah sebagai berikut (Onong, 2006: 18-19):
  1. Sender:
    Komunikator yang memberikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang.
  2. Encoding:
    Penyandian, yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang.
  3. Message: Pesan yang merupakan seperangkat lambang bermakna yang di sampaikan oleh komunikator.
  4. Media:
    Saluran komunikasi kawasan berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan.
  5. Deconding:
    Pengawasandian, yaitu proses di mana komunikan menetapkan makna pada lambang yang disampaikan oleh komunikator kepadanya.
  6. Receiver:
    Komunikan yang mendapatkan pesan dari komunikator
  7. Response:
    Tanggapan, seperangkat reaksi pada komunikan setelah diterpa pesan.
  8. Feed back:
    Umpan balik, yakni jawaban komunikan apabila tersampaikan atau disampaikan kepada komunikator.
  9. Noise: Gangguan tak bersiklus yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai akhir diterimanya pesan lain oleh komunikasi yang berbeda dengan pesan yang disampaikan oleh komunikator kepadanya.

Baca Juga: Tahapan Proses Terjadinya Komunikasi

Proses komunikasi berdasarkan David K Berlo (2010:26) yaitu berlangsungnya komunikasi sanggup diuraikan sebagai berikut.
  1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa gosip dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua belah pihak.
  2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau akses baik secara eksklusif maupun tidak langsung. Contohnya berbicara eksklusif melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.
  3. Komunikan (receiver) mendapatkan pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti kedua pihak.
  4. Komunikan (receiver) menawarkan umpan balik (feedback) atau jawaban atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah ia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.”

Sementara, Menurut Harold Lasswell dalam Effendy (2004:10) berdasarkan banyak sekali pengertian dari beberapa mahir diatas sanggup disimpulkan bahwa proses komunikasi sanggup terjadi bila memenuhi beberapa unsur, di bawah ini:
  1. Sumber (Source)
    Proses komunikasi berawal dari sumber (source)atau pengirim pesan, yaitu dimana gagasan atau ilham yang kemudian akan disampaikan kepada akseptor pesan. Dan sumber dari pesan tersebut berasal disebut dengan komunikator.
  2. Pesan (Message)
    Pesan merupakan isi atau apa yang ingin sumber sampaikan kepada penerima. Saat seseorang berbicara maka kata-kata yang diucapkan merupakan pesan. Pesan mempunyai wujud yang sanggup dirasakan atau diterima oleh indera.
  3. Media
    Media yang dimaksud disini ialah alat yang dipakai untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima.
  4. Penerima (Receiver)
    Penerima atau Receiver atau sanggup pula disebut audiens ialah sasaran atau sasaran dari pesan. Penerima sanggup berupa satu individu, satu kelompok, satu forum atau masyarakat yang diperlukan mengalami perubahan setelah mendapatkan suatu pesan.Penerima pesan ini disebut pula dengan komunikan.
  5. Pengaruh
    Pengaruh atau pengaruh ialah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan akseptor sebelum dan sehabis mendapatkan pesan. Pengaruh bisa juga diartikan perubahan atau penguatan keyakinan pada pengetahuan, perilaku dan tindakan seseorang sebagai akhir dari mendapatkan pesan.

Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "2 Proses Komunikasi Yang Sanggup Anda Ketahui"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close