Apa Yang Dimaksud Dengan Komunikasi Tradisional?

- Komunikasi tradisional merupakan proses penyampaian pesan dari satu pihak atau komunikator ke pihak lain atau komunikan, dengan memakai media tradisional. Komunikasi tradisional ini juga masih digunakan di masa modern menyerupai kini ini. Namun demikian tidak semuanya digunakan melainkan beberapa bentuk komunikasi tradisional yang berdasarkan masa kini masih membutuhkan sehingga dipergunakan dengan cara sistem yang berbeda.

Komunikasi tradisional juga ini juga masih kental dan masih digunakan diberbagai tempat menyerupai pedesaan maupun pedalaman. Berbeda dengan kota yang hanya memanfaatkan bahkan memakai alat tradisional yang dimaksud dari komunikasi tradisional itu sendiri. Komunikasi tradisional ini mungkin terdengar di pendengaran anda hanya pedalaman dan pedesaan saja yang menggunakannya, namun jangan salah kaprah alasannya komunikasi tradisional ini juga dipergunakan di kota bahkan di kota - kota besar.

 penyampaian pesan dari satu pihak atau komunikator ke pihak lain atau komunikan Apa Yang Dimaksud Dengan Komunikasi Tradisional?
belajar komunikasi isyarat

Peranan dan Manfaat Komunikasi Tradisional
Pada zaman dahulu, komunikasi merupakan bab dari tradisi, peraturan, upacara keagamaan, hal-hal tabu, dan lain sebagainya, yang berlaku pada masyarakat tertentu. Komunikasi sebagai bab dari tradisi mempunyai perbedaan antara kebudayaan yang satu dengan yang lain. Komunikasi tradisional sangat penting dalam suatu masyarakat alasannya sanggup mempererat persahabatan dan kolaborasi untuk mengimbangi tekanan yang tiba dari luar.

Komunikasi tradisional juga mempunyai dimensi sosial, mendorong insan untuk bekerja, menjaga keharmonisan hidup, memperlihatkan rasa keterikatan, gotong royong menantang kekuatan alam dan digunakan dalam mengambil keputusan bersama. Dengan demikian, komunikasi tradisional merupakan salah satu bentuk komunikasi yang sangat penting bagi kehidupan manusia.


Beberapa Bentuk Komunikasi Tradisional Yang Dapat Anda Ketahui

Bahasa Isyarat
Pada awalnya, orang memakai anggota tubuhnya untuk sanggup berkomunikasi "bahasa tubuh" atau komunikasi non-verbal “bahasa isyarat”. Komunikasi dalam bentuk lambang instruksi ini sanggup di contohkan dengan menyerupai gerak kepala, tangan, mimik wajah, dan mata. Ini merupakan bentuk komunikasi instruksi yang sangat sederhana.

Simbol
Komunikasi tradisional dalam bentuk simbolis ini sanggup dilihat pada rambu rambu kemudian listas menyerupai lampu kemudian lintas yang harus diikuti sesuai hukum yang ada. Contoh lain dari komunikasi ini juga sanggup kita lihat menyerupai simbol penunjuk jalan yang ada di persimpangan.

Sureune atau Serumpet
Bentuk komunikasi tradisional dalam hal ini berupa bunyi yang ditiup oleh orang tertentu, namun dengan bunyi ini kita sanggup memaknainya, misalnya menyerupai bunyi serumpet di Aceh itu sudah niscaya peringatan bagi masyarakat setempat yang bahwa hal ini akan terjadi dampat ancaman sehingga dengan bunyi ini kita sudah bisa mencari tempat kondusif guna untuk menhindari ancaman dari pesan yang disampaikan melalui serune atau serumpet tadi.

Lonceng
Lonceng juga alat komunikasi tradisional yang digunakan pada zaman dulu, dan mungkin zaman kini juga masih ada yang menggunakannya. Tujuan dari lonceng ini ialah memberikan isu kepada masyarakat setempat dengan cara tradisional. Komunikasi yang disampaikan melalui bunyi lonceng ini juga unik, menyerupai ketokat beberapa kali itu mempunyai makna yang berbeda. Misalnya tiga kali bunyi pesannya berbeda dengan bunyi tujuh kali. Komunikasi tradisional dalam kontek ini juga masih digunakan di zaman modern menyerupai sekarang. Contoh lain menyerupai bunyian bell di sekolah, sekali bunyi bell masuk dan tiga kali bunyi itu pesan keluar ruangan.


Kesimpulan
Komunikasi tradisional intinya merupakan proses penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain dengan menggunakan media tradisional yang sudah usang digunakan di suatu tempat, sebelum kebudayaannya tersentuh oleh teknologi modern. Seiring dengan perkembangan teknologi, komunikasi tradisional dilakukan oleh masyarakat primitif dengan cara-cara yang sederhana mulai luntur dan jarang digunakan, walaupun masih ada sebagian orang yang masih tetap menggunakannya.

Media komunikasi tradisional biasa dipertukarkan dengan seni yang menimbulkan bentuk komunikasi ini lebih menarik, sederhana, dan gampang dimengerti. Hal tersebut menciptakan media komunikasi tradisional menempel dekat dengan kehidupan masyarakat dan berdampak pada perkembangan proses sosial masyarakat menyerupai memupuk rasa persaudaraan. Pada dasarnya media kesenian tradisional masih tetap disenangi oleh masyarakat hingga detik ini.

Hanya saja media-media kesenian tersebut harus dikemas dengan baik dan menarik. Seperti yang banyak dilakukan media modern televisi belakangan ini, yang seolah berlomba menampilkan pola pertunjukan tradisional dalam banyak sekali tayangan. Hal ini memperlihatkan kelebihan/keistimewaan media tradisional yang tidak dimiliki oleh media modern. Sedangkan kekurangan dari komunikasi tradisional ialah ketidak-mampuannya menjangkau ruang dan waktu serta audiens yang luas, dan alasannya keterbatasan itulah komunikasi ini sering dianggap tidak efektif.

Itulah pengertian dari komunikasi tradisional yang sanggup anda pelajari kembali, jika mana sudah terlupakan dengan komunikasi yang satu ini. Karena komunikasi tradisional ini boleh di bilang tidak efektif maupun efektif. Menurut saya sendiri komunikasi tradisional ini efektif dan berjalan lancar dan ini juga sanggup kita lihat, dimasa modern ini juga banyak yang memakai alat komunikasi tradisional. Tidak hanya dipedalaman dan di desa yang memakai komunikasi tradisional ini, melainkan di kota bahkan kota besar juga memakai alat yang satu ini, yakni komunikasi tradisional.

Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "Apa Yang Dimaksud Dengan Komunikasi Tradisional?"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close