Faktor Faktor Yang Sanggup Mensugesti Motivasi Kerja

- Gellerman dikutip oleh Martharia (1999) menyatakan bahwa faktor-faktor motivasi kerja yang paling berpengaruh yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar untuk mempertahankan hidup yaitu makan, minum, kawasan tinggal, dan sejenisnya. Kemudian kebutuhannya meningkat yaitu harapan mendapat keamanan hidup. Dalam taraf yang lebih maju, bila rasa kondusif telah terpenuhi mereka mendambakan barang mewah, status, dan lalu prestasi.

Untuk meningkatkan kinerja pegawai, organisasi perlu melaksanakan perbaikan kinerja. Dalam hal ini, berdasarkan Furtwengler (2003) terdapat sejumlah faktor yang perlu diperhatian oleh suatu organisasi di dalam melaksanakan perbaikan kinerja, yaitu faktor kecepatan, kualitas, layanan, dan nilai. Selain keempat faktor tersebut, juga terdapat faktor lainnya yang turut mempengaruhi kinerja pegawai, yaitu keterampilan interpersonal, mental untuk sukses, terbuka untuk berubah, kreativitas, terampil berkomunikasi, inisiatif, serta kemampuan dalam merencanakan dan mengorganisir acara yang menjadi tugasnya.

yang paling berpengaruh yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar untuk mempertahankan hidup yaitu maka Faktor Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Motivasi Kerja
Motivasi kerja

Faktor-faktor tersebut memang tidak eksklusif berafiliasi dengan pekerjaan, namun mempunyai bobot imbas yang sama. Menurut teori situasi kerja Stoner, J.A.F dan R.E. Freeman (1994), situasi kerja yang sanggup mempengaruhi motivasi kerja adalah:
  1. Kebijakan perusahaan, ibarat skala upah dan pinjaman pegawai (cuff, pensiun dan tunjangan-tunjangan), umumnya mempunyai dampak kecil terhadap prestasi individu. Namun budi ini benar-benar mempengaruhi harapan karyawan untuk tetap bergabung dengan atau meninggalkan organisasi yang bersangkutan dan kemampuan organisasi untuk menarik karyawan baru.
  2. Sistem balas jasa atau sistem imbalan, kenaikan gaji, bonus, dan promosi sanggup menjadi motivator yang berpengaruh bagi prestasi seseorang jikalau dikelola secara efektif. Upah harus dikaitkan dengan peningkatan prestasi sehingga terang mengapa upah tersebut diberikan, dan upah harus dilihat sebagai sesuatu yang adil oleh orang-orang lain dalam kelompok kerja, sehingga mereka tidak akan merasa dengki dan membalas dendam dengan menurunkan prestasi kerja mereka.
  3. Kultur organisasi, mencakup norma, nilai, dan keyakinan bersama anggotanya meningkatkan atau menurunkan prestasi individu. Kultur yang membantu pengembangan rasa hormat kepada karyawan, yang melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan dan yang memberi mereka otonomi dalam merencanakan dan melaksanakan kiprah mendorong prestasi yang lebih baik dari pada kultur yang dingin, hirau tak acuh, dan sangat ketat.


Pengertian Motivasi Kerja
Menurut Winardi (2001) motivasi adalah suatu kekuatan potensial yang ada dalam diri seorang manusia, yang sanggup dikembangkannya sendiri atau dikembangkan oleh sejumlah kekuatan luar yang ada, pada dasarnya berkisar sekitar imbalan bahan dan imbalan non materi, yang sanggup mempengaruhi hasil kinerjanya secara positif atau secara negatif, dimana tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi orang yang bersangkutan.

Suatu dorongan jiwa yang menciptakan seseorang tergerak untuk melaksanakan tindakan yang produktif, baik yang berorientasi kerja untuk menghasilkan uang maupun yang tidak disebut motivasi kerja motivasi kerja yang dimiliki seorang pekerja berbeda-beda tentunya, dan juga berubah-ubah.

Hasibuan (2001) mengungkapkan bahwa motivasi mempersoalkan bagaimana caranya mengarahkan daya dan potensi semoga mau bekerjasama secara produktif untuk mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditentukan, mau bekerja dan antusias mencapai hasil yang optimal.

Sedangkan Manullang (2000) mendefinisikan motivasi sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh seorang manajer memperlihatkan inspirasi, semangat, dan dorongan kepada orang lain. Dalam hal ini karyawan untuk mengambil tindakan-tindakan. Pemberian dorongan ini bertujuan untuk menggiatkan karyawan semoga mereka bersemangat dan sanggup mencapai hasil sebagaimana dikehendaki oleh orang tersebut

Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "Faktor Faktor Yang Sanggup Mensugesti Motivasi Kerja"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close