Kategori Kategori Komunikasi

– Dalam artikel kali ini kami mencoba menyebarkan pemahaman serta pengertian kategori kategori komunikasi yang dijelaskan dalam buku ilmu komunikasi untuk memudahkan anda pada pencarian kiprah mata kuliah. Dalam bukunya Ilmu Komunikasi, Deddy Mulyana (2007) menjelaskan beberapa pengertian kategori kategori komunikasi yaitu:
  1. Komunikasi Intrapersonal
  2. Komunikasi Interpersonal
  3. Komunikasi Kelompok
  4. Komunikasi Organisasi
  5. Komunikasi Publik
 Dalam artikel kali ini kami mencoba menyebarkan pemahaman serta pengertian kategori kategori  Kategori Kategori Komunikasi
materi kampus komunikasi

Adapun klarifikasi serta pengertian beberapa komunikasi sebagaimana disebut di atas yakni sebagai berikut: 
1. Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi intrapribadi atau komunikasi intrapersonal yaitu penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri antara self dengan God. Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan internal secara aktif dari individu dalam pemrosesan simbolik dari pesan-pesan. Seorang individu menjadi pengirim sekaligus peserta pesan, memperlihatkan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan.

Komunikasi intrapersonal sanggup menjadi pemicu bentuk komunikasi yang lainnya. Pengetahuan mengenai diri pribadi melalui proses-proses psikologis menyerupai persepsi dan kesadaran (awareness) terjadi dikala berlangsungnya komunikasi intrapribadi oleh komunikator. Untuk memahami apa yang terjadi ketika orang saling berkomunikasi, maka seseorang perlu untuk mengenal diri mereka sendiri dan orang lain. Karena pemahaman ini diperoleh melalui proses persepsi. Maka intinya letak persepsi yaitu pada orang yang mempersepsikan, bukan pada suatu ungkapan ataupun obyek.

Contoh komunikasi intrapersonal:
  1. Merenungkan atau lagi berfikir sesuatu, ini merupakan proses emosional yang terjadi pada diri sendiri pada dikala sendiri.
  2. Introspeksi diri, merupakan proses emosional yang terjadi pada diri sendiri pada dikala menyendiri, sehingga berbicara sendiri atau berkomunikasi dengan diri sendiri.


2. Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal iyalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya akan menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal ataupun nonverbal. Komunikasi interpersonal ini iyalah komunikasi yang hanya dua orang, menyerupai suami istri.

Effendi, pada hakekatnya komunikasi interpersonal iyalah komunikasi antar komunikator dengan komunikan, komunikasi ini dianggap paling efektif dalam mengubah contoh pikir , sikap, pendapat atau sikap seseorang, sebab sifatnya yang dialogis berupa percakapan. Contohnya; percakapan antara dua orang atau lebih secara tatap muka, menyerupai berbicara dengan orang tua.

3. Komunikasi kelompok
Komunikasi kelompok yaitu komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok “kecil” menyerupai dalam rapat, pertemuan, konperensi dan sebagainya (Anwar Arifin, 1984). Michael Burgoon (dalam Wiryanto, 2005) mendefinisikan komunikasi kelompok sebagai interaksi secara tatap muka antara tiga orang atau lebih, dengan tujuan yang telah diketahui, menyerupai menyebarkan informasi, menjaga diri, pemecahan masalah, yang mana anggota-anggotanya sanggup mengingat karakteristik pribadi anggota-anggota yang lain secara tepat.

Kedua definisi komunikasi kelompok di atas mempunyai kesamaan, yakni adanya komunikasi tatap muka, peserta komunikasi lebih dari dua orang, dan mempunyai susunan rencana kerja tertentu untuk mencapai tujuan kelompok. Contohnya; percakapan antara tiga orang atau lebih, menyerupai berbicara di warkop, pos jaga dan sebagainya.

4. Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi yaitu pengiriman dan penerimaan aneka macam pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005). Komunikasi formal yaitu komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi, produktivitas, dan aneka macam pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi.

Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi. Adapun komunikasi informal yaitu komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual.

Contohnya; komunikasi yang hampir sama dengan komunikasi kelompok, yang membedakannya adalah, komunikasi organisasi lebih terstruktur, menyerupai mempunyai ketia, sekretaris, bendahara dan sebagainya.


5. Komunikasi Publik
Komunikasi publik merupakan suatu komunikasi yang dilakukan di depan banyak orang. Dalam komunikasi publik pesan yang disampaikan sanggup berupa suatu informasi, ajakan, gagasan. Sarananya, sanggup media massa, sanggup pula melalui orasi pada rapat umum atau agresi demonstrasi, blog, situs jejaring sosial, kolom komentar di website/blog, e-mail, milis, SMS, surat, surat pembaca, reklame, spanduk, atau apa pun yang sanggup menjangkau publik.

Yang pasti, Komunikasi Publik memerlukan keterampilan komunikasi verbal dan goresan pena biar pesan sanggup disampaikan secara efektif dan efisien. Komunikasi publik sering juga disebut dengan komunikasi massa. Namun, komunikasi publik mempunyai makna yang lebih luas dibanding dengan komunikasi massa. Komunikasi massa merupakan komunikasi yang lebih spesifik, yaitu suatu komunikasi yang memakai suatu media dalam memberikan pesannya.

Demikian klarifikasi serta pengertian kategori kategori komunikasi dalam buku ilmu komunikasi karangan Deddy Mulyana. Semoga bermanfaat dan berkhasiat bagi pembaca situs irman fsp. Terima kasih juga atas kunjungan anda semua semoga situs irman fsp sanggup bermanfaat untuk semua.

Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "Kategori Kategori Komunikasi"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close