Komunikasi Dalam Media Massa

- Salah satu media dalam komunikasi massa yaitu media televisi. “Komunikasi massa media televisi terbagi dalam beberapa bagian, yaitu: siaran informasi (pemberitaan), news bulletin (berita buletin), news magazine (berita berkala), wawancara televisi, serta laporan pemeriksaan terhadap suatu kasus (Wawan, 1996: 17).

Yang dimaksudkan dengan televisi disini ialah televisi siaran (television broadcast) yang merupakan media dari jaringan komunikasi dengan ciri-ciri yang dimiliki komunikasi massa yang telah dikemukakan sebelumnya. Televisi merupakan paduan audio dari segi penyiarannya (broadcast) dan video dari segi gambar bergeraknya (moving images).

 serta laporan pemeriksaan terhadap suatu kasus  Komunikasi dalam Media Massa
Komunikasi dalam media

Suatu jadwal televisi sanggup dilihat dan didengar secara bersamaan oleh para pemirsa, sebab ditransmisikan melalui pemancar televisi berupa bunyi dan gambar secara menarik dan hidup. Sebagai media massa elektronik, televisi yang merupakan hasil dari teknologi canggih bisa menjangkau pemirsanya menembus jarak, ruang, dan waktu.

Kelebihan televisi antara lainnya yaitu selain sanggup mengatasi jarak, ruang, dan waktu, media televisi juga sanggup menjangkau massa yang lebih besar daripada media massa lainnya. Nilai aktualitas terhadap suatu liputan beritanya juga sangat cepat dan biasanya isu atau informasi yang disampaikan singkat, jelas, dan sistematis. Namun selain kelebihan-kelebihannya, televisi juga memiliki kekurangan-kekurangan, yaitu : bersifat “transitory” (tidak kekal) maka isi pesannya tidak sanggup dimengeti oleh pemirsa.


Karena sifatnya yang “transitory” maka isi pesan yang akan disampaikan harus singkat dan jelas, cara penyampaian kata per kata harus benar, serta informasi bunyi dan artikulasi harus sempurna dan baik.

Semua itu yaitu kiprah dari komponen-komponen yang ada didalam komunikasi massa media televisi sebagai sarana utama. Komponen-komponen itu yaitu new reader (pembaca berita), news caster (penyaji berita), anchorman/woman (kru televisi yang bertugas merangkai isu peristiwa), down the lines (kru yang  merangkap pembaca isu dan anchorman), serta camera television (kamera televisi).

Pengarah jadwal (programme director) stasiun televisi siaran sebagai penanggung jawab pelaksanaan penyiaran jadwal juga harus berupaya sedemikian rupa biar jadwal yang muncul pada layar televisi sejelas-jelasnya dalam sekilas lihat dan sekilas dengar (Wawan, 1996: 27). Isi pesan media televisi mengenai gosip, gaya, kesibukan selebritis dan atau insiden yang sedang terjadi di masyarakat yang dikemas sedemikian rupa yang karenanya sanggup dinikmati oleh pemirsa (khalayak), ibarat pada jadwal aktivitas INTENS.

Fungsi Televisi Sebagai Media Massa:
Onong dalam bukunya Televisi Siaran Teori dan Praktek (1994:27-30) menyampaikan bahwa: ”Sama halnya dengan media massa lainnya, televisi pada pokoknya memiliki 3 fungsi, yakni fungsi penerangan, pendidikan, dan hiburan. Menurut sifat ini, segala sesuatu yang disiarkannya kepada masyarakat tergantung pada sistem negara dan pemerintah negara yang bersangkutan”.

Fungsi penerangan (the information function)
Ada 2 faktor yang terdapat pada media massa audio visual, yaitu:
  1. Immediacy.
    Mencakup pengertian eksklusif dan dekat. Peristiwa yang disiarkan oleh stasiun televisi sanggup dilihat dan didengar oleh para pemirsa pada ketika insiden berlangsung
  2. Realism.
    Mengandung makna kenyataan. Ini berarti bahwa stasiun televisi menyiarkan informasi secara audio visual dengan mediator mikrofon dan kemera apa adanya sesuai dengan kenyataan.

Fungsi Pendidikan (the educational function)
Sebagai media komunikasi massa televisi merupakan sarana ampuh untuk menyiarkan jadwal pendidikan kepada khalayak yang jumlahnya begitu banyak secara simultan.

Fungsi Hiburan (the entertain function)
Fungsi ini mayoritas di kebanyakan negara, terutama di negara agraris. Fungsi lain dari komunikasi yaitu hiburan, yang bahwa juga seirama dengan fungsi fungsi lainnya. Komunikasi massa dipakai sebagai medium hiburan terutama sebab komunikasi massa memakai media massa. Kaprikornus fungsi fungsi hiburan juga belahan dari fungsi komunikasi massa.

Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "Komunikasi Dalam Media Massa"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close