Teori Stimulus Respon Atau Teori S-R

| Penelitian ini juga memakai teori S-R (Stimulus-Response) yang intinya mengungkapkan adanya reaksi tanggapan dari adanya stimulus yang dalam hal ini diberikan oleh media massa. Terdapat kaitan erat antara pesan-pesan media dengan reaksi atau respon dari khalayak.

Menurut Sandjaya dkk (dalam Ibid: 188-189) Ada 3 elemen utama pada teori ini, yaitu:
  1. Pesan (stimulus)
  2. Penerima/komunikan/receiver
  3. Efek (respon)

Pada teori ini mengemukakan bahwa pesan-pesan media yang berisi stimulus menghasilkan respon yang berbeda-beda dari kalangan khalayak. Efek yang ditimbulkan yaitu reaksi khusus terhadap stimuli sehingga hasilnya seseorang sanggup mengharapkan dan memperkirakan kesesuaian antara pesan dan reaksi komunikan.

Teori Stimulus-Respon
Teori stimulus-respon (stimulus-response theory) yaitu teori yang menyatakan bahwa organisme mencar ilmu dulu untuk mengasosiasikan stimulus awal dengan yang lainnya, stimulus yang berdekatan dan kemudian menanggapi stimulus kedua yang terkondisi dengan sikap sebelumnya yang dipicu oleh stimulus awal.
Contoh Teori S-R

Dari klarifikasi tersebut sanggup diambil kesimpulan bahwa pesan-pesan yang disampaikan oleh media massa akan diterima oleh masing-masing individu berdasarkan keputusan mereka sendiri. Mulai dari memilih, menafsirkan bahkan hingga dalam hal mengingatnya.

Masing-masing individu mempunyai sifat dan karakteristik tertentu yang berbeda satu sama lainnya, dan hal ini tentunya yang menimbulkan terjadinya perbedaan tanggapan/respon dari tiap-tiap individu itu yang juga akan mengakibatkan sikap dan sikap yang berbeda-beda pula.

Respon dalam hal ini sanggup diasumsikan merupakan perubahan sikap yang terjadi pada komunikan  berdasarkan  stimulus atau rangsangan yang diterimanya. Proses perubahan sikap ini sanggup terjadi atau sanggup berubah hanya bila stimulus yang diberikan benar-benar baik.


Prinsip Stimulus-Respon ini merupakan dasar dari teori jarum hipodermik. Model ini mempunyai perkiraan bahwa komponen-komponen komunikasi (komunikator, pesan, media) amat perkasa dalam mempengaruhi komunikasi. Disebut jarum hipodermik alasannya yaitu dalam model ini dikesankan seolah-olah komunikasi ’disuntikkan’ pribadi kedalam jiwa komunikan, sebagaimana obat disimpan dan disebarkan dalam bentuk fisik begitu pula pesan-pesan persuasif mengubah sistem psikologis.

Model ini sering juga disebut ”bullet theory” (teori peluru) alasannya yaitu komunikan dianggap secara pasif mendapatkan berondongan pesan-pesan komunikasi. Bila kita memakai komunikator yang tepat, pesan yang baik atau media yang benar, komunikan sanggup diarahkan sekehendak kita (Jalaludin, 1998: 162).

Setiap khalayak dalam mendapatkan stimulus yang disampaikan melalui suatu media mempunyai persepsi yang berbeda-beda alasannya yaitu walaupun pesan atau stimulus yang disampaikan sama namun dampak atau efek yang terjadi akan berbeda satu sama lain.

Media massa memberikan pesan-pesannya kepada khalayak luas dan tidak terbatas yang disebut masyarakat massa. Pesan-pesan itu disampaikan secara serempak dan ditujukan untuk sejumlah besar orang, bukan kepada individu atau perorangan.

Efek yang timbul dari pesan-pesan media massa tersebut terhadap masyarakat massa berbeda-beda tiap individu. Media berusaha menjangkau khalayak yang diinginkan dan menemukan susukan yang paling efektif untuk mempengaruhi masyarakat.

Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "Teori Stimulus Respon Atau Teori S-R"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close