Saluran Dan Fungsi Komunikasi Antar Budaya

Saluran dan fungsi komunikasi antar budaya merupakan salah satu bahan perkuliahan pada jurusan ilmu komunikasi. Komunikasi antar budaya tentu akan menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang mengambil jurusan tersebut. Nah, sebelum kita paparkan bahan ini, baiknya kita ketahui dulu apa itu saluran komunikasi? Menurut pendapat para jago kanal komunikasi ialah alat atau media yang sanggup dimanfaatkan oleh individu-individu atau kelompok serta organisasi yang berkomunikasi untuk memberikan pesan-pesan (messages) mereka (Rogers, 1983). Saluran ini dianggap sebagai penerus/penyampai pesan yang berasal dari sumber gosip kepada tujuan informasi

Saluran dan fungsi komunikasi antar budaya Saluran dan Fungsi Komunikasi Antar Budaya

Umumnya pengalaman komunikasi antar pribadi dianggap memberikan  pengaruh yang lebih mendalam. Komunikasi melalui media kurang dalam hal  feedback  langsung antar partisipan dan bersifat satu arah. Sebaliknya, kanal antarpribadi tidak sanggup menyaingi kekuatan kanal media dalam mencapai jumlah besar insan sekaligus melalui batas-batas kebudayaan. Tetapi dalam keduanya, proses-proses komunikasi bersifat antar budaya kalau partisipan- partisipannya berbeda latar belakang budayanya. Ketiga dimensi diatas sanggup dipakai secara terpisah ataupun bersamaan, dalam mengkalsifikasikan  fenomena KAB khusus. Misalnya:

Kita sanggup menggambarkan komunikasi antara Presiden Indonesia dengan Dubes gres dari Nigeria sebagai komunikasi internasaional, antarpribadi dalam konteks politik, komunikasi antara pengacara AS dari keturunan Cina dengan kliennya orang AS keturunan Puerto Rico sebagai  komunikasi antar etnik, antarpribadi dan massa dalam konteks akulturasi migran. Maka apapun tingkat keanggotaan kelompok konteks sosial dan kanal  komunikasi, komunikasi dianggap antar budaya apabila para komunikator yang  menjalin kontak dan interaksi memiliki latar belakang pengalaman berbeda (Lusiana, 2002: 5).


Fungsi Komunikasi Antar Budaya
Fungsi Pribadi
Fungsi pribadi komunikasi antar budaya ialah fungsi-fungsi komunikasi antar budaya yang ditunjukkan melalui sikap komunikasi yang bersumber  dari seorang individu.
  1. Menyatakan Identitas Sosial.
    Dalam proses komunikasi antar budaya terdapat beberapa sikap komunikasi individu yang dipakai untuk menyatakan identitas sosial. Perilaku itu dinyatakan melalui tindakan berbahasa baik secara mulut dan non verbal. Dari sikap berbahasa itulah sanggup diketahui identitas diri maupun sosial, contohnya sanggup diketahui asal-usul suku  bangsa, agama, maupun tingkat pendidikan seseorang.
  2. Menyatakan intergrasi social.
    Inti konsep integrasi sosial ialah mendapatkan kesatuan dan persatuan antarpribadi, antarkelompok namun tetap mengakui perbedaan-perbedaan yang dimiliki oleh setiap unsur. Perlu dipahami bahwa salah satu tujuan  komunikasi ialah memperlihatkan makna yang sama atas pesan yang dibagi antara komunikator dan komunikan. Dalam kasus komunikasi antar budaya yang melibatkan perbedaan budaya antar komunikator dengan komunikan,  maka integrasi sosial merupakan tujuan utama komunikasi.
  3. Menambah pengetahuan.
    Seringkali komunikasi antarbudaya menambah pengetahuan bersama, saling mempelajari kebudayaan masing-masing.
Fungsi Sosial
  1. Pengawasan.
    Fungsi sosial yang pertama ialah pengawasan. Praktek komunikasi antar budaya di antara komunikator dan komunikan yang berbada  kebudayaan berfungsi saling mengawasi. Dalam setiap proses komunikasi  antar budaya fungsi ini bermanfaat untuk menginformasikan "perkembangan" perihal  lingkungan. Fungsi ini lebih banyak dilakukan  oleh  media massa yang menyebarlusakan secara rutin perkembangan kejadian  yang terjadi disekitar kita meskipun kejadian itu terjadi dalam sebuah konteks kebudayaan yang berbeda. 
  2. Menjembatani.
    Dalam proses komunikasi antar budaya, maka fungsi komunikasi yang dilakukan antara dua orang yang berbeda budaya itu merupakan jembatan atas perbedaan di antara mereka. Fungsi menjembatani itu sanggup terkontrol  melalui pesan-pesan yang mereka pertukarkan, keduanya saling menjelaskan perbedaan tafsir atas sebuah pesan sehingga menghasilkan makna yang sama. Fungsi ini dijalankan pula oleh banyak sekali konteks komunikasi termasuk komunikasi massa.
  3. Sosialisasi Nilai.
    Fungsi sosialisasi merupakan fungsi untuk mengajarkan dan memperkenalkan nilai-nilai kebudayaan suatu masyarakat kepada  masyarakat lain.
  4. Menghibur.
    Fungsi menghibur juga sering tampil dalam proses komunikasi  antar budaya. Misalnya menonton tarian  dari kebudayaan lain. Hiburan  tersebut termasuk dalam kategori hiburan antar budaya.

Sumber http://www.irmanfsp.com/
Show comments
Hide comments

0 Response to "Saluran Dan Fungsi Komunikasi Antar Budaya"

Post a Comment

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

Klik subscribe by email agar Anda segera tahu balasan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close